QRIS Statis di Food Court: Cara Menerima Pembayaran Non-Tunai Tanpa Biaya Integrasi
Fahmi, Grafena Group · 3 Oktober 2026 · 6 menit baca qrispembayarankasir terpusat
Pengelola food court yang ingin menerima pembayaran non-tunai biasanya dihadapkan pada dua pilihan: QRIS statis berupa satu stiker di meja kasir, atau QRIS dinamis yang terhubung ke sistem kasir. Artikel ini membahas QRIS statis di food court: cara kerjanya di kasir terpusat, apa yang perlu Anda tanyakan soal biaya MDR QRIS, dan cara memastikan setiap pembayaran benar-benar masuk ke rekening Anda.
Satu hal perlu jelas sejak awal. Grafena POS tidak membuat kode QRIS. Kode QRIS statis adalah milik usaha Anda, yang Anda dapatkan sendiri dari bank atau penyedia QRIS, misalnya GoPay Merchant atau aplikasi merchant dari bank seperti BRI dan Mandiri. Yang dilakukan Grafena POS adalah menampilkan QRIS itu di layar kasir, mencatat penjualannya sebagai QRIS, lalu membantu Anda mencocokkannya dengan laporan settlement bank.
QRIS statis dan QRIS dinamis: apa bedanya
QRIS statis adalah satu kode tetap. Pelanggan memindainya dengan aplikasi pembayaran di ponselnya, mengetik nominal sendiri, lalu membayar. Kode yang sama dipakai untuk semua transaksi, sehingga tidak ada yang perlu dihubungkan antara sistem kasir dan penyedia pembayaran. Itulah sebabnya QRIS statis bisa dipakai tanpa biaya integrasi.
QRIS dinamis dibuat baru untuk setiap transaksi, dengan nominal yang sudah terisi, dan status pembayarannya dikirim kembali ke sistem kasir secara otomatis. Kasir tidak perlu memeriksa apa pun, dan pelanggan tidak bisa salah mengetik nominal. Imbalannya, sistem kasir harus terhubung dengan penyedia pembayaran, dan sambungan itu biasanya datang dengan biayanya sendiri.
Untuk sebagian besar food court, QRIS statis adalah titik awal yang masuk akal: murah dimulai, dan cukup selama kasir disiplin memeriksa setiap pembayaran. Bagi usaha yang membutuhkan QRIS dinamis, Grafena POS menerimanya lewat permintaan. Aktivasinya memerlukan persetujuan dan belum tersedia untuk semua usaha, jadi jangan memilih sistem kasir dengan anggapan bahwa QRIS dinamis pasti langsung aktif.
Biaya MDR QRIS: apa yang perlu ditanyakan
MDR, atau Merchant Discount Rate, adalah potongan yang dikenakan kepada usaha atas setiap transaksi QRIS. Tarifnya ditetapkan Bank Indonesia, berbeda menurut kategori usaha dan nilai transaksi, dan sudah beberapa kali diubah. Karena itu artikel ini sengaja tidak menuliskan angka. Angka yang benar hari ini bisa salah bulan depan, dan yang berlaku untuk usaha Anda bergantung pada kategori yang tercatat di penyedia QRIS Anda. Ketentuan terbarunya dapat Anda periksa di halaman QRIS Bank Indonesia.
MDR berlaku untuk QRIS statis maupun dinamis. Yang membedakan keduanya adalah biaya di luar MDR. Saat Anda membandingkan penawaran, tanyakan hal yang sama kepada setiap penyedia, termasuk penyedia sistem kasir:
- Berapa MDR yang berlaku untuk kategori usaha saya, dan pada nilai transaksi berapa?
- Apakah ada biaya integrasi atau biaya pemasangan di awal?
- Apakah ada biaya tambahan per transaksi di luar MDR?
- Apakah ada biaya saat dana dicairkan ke rekening saya, dan berapa lama pencairannya?
Pada QRIS statis, jawaban untuk pertanyaan kedua dan ketiga biasanya hanya datang dari bank atau penyedia QRIS Anda, karena sistem kasir tidak ikut dalam alur uangnya.
Cara kerja QRIS statis di food court dengan kasir terpusat
Di food court dengan kasir terpusat, pelanggan memesan dari beberapa stall lalu membayar sekali di satu meja kasir. Uangnya masuk ke satu QRIS, milik pengelola, dan bagian setiap stall dihitung belakangan dari apa yang benar-benar terjual.
Layar di atas menampilkan daftar meja beserta totalnya, dan rincian satu meja yang berisi pesanan dari tiga stall berbeda. Saat pelanggan membayar dengan QRIS, alurnya di kasir Grafena POS seperti ini:
- Kasir memilih QRIS sebagai metode pembayaran.
- Jika Anda sudah mengunggah gambar QRIS usaha Anda di konsol, layar kasir menampilkannya dengan petunjuk “Pelanggan scan QR di layar ini”. Jika belum, kasir mengarahkan pelanggan ke stiker QRIS yang terpasang di meja kasir.
- Pelanggan memindai kode dan mengetik nominal sesuai total.
- Kasir memeriksa bahwa uangnya masuk di aplikasi merchant di ponsel usaha, lalu mencentang “Sudah dibayar”. Tombol bayar baru aktif setelah centang itu.
- Penjualan tercatat sebagai QRIS, dan struk bisa diterbitkan.
Langkah keempat adalah langkah yang paling penting. Periksalah pembayaran di aplikasi merchant milik usaha, bukan di layar ponsel pelanggan. Layar pelanggan bisa menunjukkan tangkapan layar lama atau transaksi yang belum selesai, sedangkan aplikasi merchant menunjukkan uang yang benar-benar diterima.
Karena semua pembayaran QRIS masuk ke rekening pengelola, bagian setiap tenant dihitung dari penjualannya, bukan dari ke mana uangnya masuk. Di Grafena POS, bagi hasil per stall dihitung otomatis beserta komisinya. Cara pembagian itu dijelaskan lebih lengkap di panduan mengelola food court, dan cara kasir terpusat menangani satu pembayaran untuk banyak stall ada di tulisan tentang kasir terpusat food court.
Saat internet mati
Grafena POS adalah kasir offline-first: transaksi jalan tanpa internet. Layar kasir tetap bisa mencatat pesanan dan menampilkan QRIS Anda saat koneksi putus. Namun pemeriksaan pembayaran tetap membutuhkan internet, karena aplikasi merchant di ponsel usaha harus terhubung untuk menunjukkan bahwa uang sudah masuk.
Jadi siapkan dua hal. Pertama, pastikan ponsel yang dipakai untuk memeriksa pembayaran punya koneksi cadangan, misalnya paket data yang terpisah dari WiFi food court. Kedua, sepakati aturan untuk kasir: jika pembayaran belum bisa dipastikan masuk, pelanggan diminta membayar dengan cara lain. Kasir tidak mencentang “Sudah dibayar” berdasarkan tebakan.
Mencocokkan QRIS dengan settlement bank
Pemeriksaan di kasir menangkap sebagian besar kesalahan, tetapi tidak semuanya. Kasir bisa salah memilih metode pembayaran, atau mencentang “Sudah dibayar” terlalu cepat di jam ramai. Kesalahan seperti itu baru terlihat saat penjualan QRIS di kasir dibandingkan dengan uang yang benar-benar diselesaikan bank.
Di Grafena POS, laporan settlement dari bank atau penyedia QRIS diunggah ke konsol, biasanya keesokan paginya untuk penjualan hari sebelumnya. Konsol mencocokkan setiap penjualan QRIS dengan baris di laporan itu, lalu memisahkannya ke dalam tiga kelompok: yang cocok, yang tercatat di kasir tetapi uangnya tidak masuk, dan yang uangnya masuk tetapi tidak ada penjualannya di kasir. Dua kelompok terakhir itulah yang perlu Anda telusuri.
Jika penelusuran menunjukkan sebuah penjualan dicatat dengan metode yang salah, transaksi itu dibatalkan lewat void dan retur dengan PIN manajer, lalu dicatat ulang dengan benar. Pembatalan tidak bisa dilakukan diam-diam oleh kasir.
Apakah QRIS statis cocok untuk food court Anda
QRIS statis cocok jika food court Anda membayar di satu kasir terpusat, jika Anda ingin mulai menerima non-tunai tanpa menunggu integrasi apa pun, dan jika kasir Anda bisa dibiasakan memeriksa aplikasi merchant sebelum menyelesaikan setiap transaksi. Kekurangannya juga jelas: pelanggan mengetik nominal sendiri, dan ketelitian kasir menjadi bagian dari sistemnya.
Halaman food court menunjukkan layar kasir terpusat dan laporan per stall, dan halaman harga mencantumkan paket yang berlaku. Jika Anda mempertimbangkan QRIS dinamis, sampaikan saat menghubungi kami, dengan catatan bahwa aktivasinya memerlukan persetujuan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa beda QRIS statis dan QRIS dinamis?
QRIS statis adalah satu kode tetap milik usaha Anda; pelanggan memindainya lalu mengetik nominal sendiri. QRIS dinamis dibuat baru untuk setiap transaksi dengan nominal yang sudah terisi, dan biasanya membutuhkan integrasi antara sistem kasir dan penyedia pembayaran.
Apakah Grafena POS membuat kode QRIS?
Tidak. Kode QRIS statis Anda dapatkan sendiri dari bank atau penyedia QRIS Anda. Grafena POS menampilkan gambar QRIS itu di layar kasir dan mencatat penjualannya sebagai QRIS. QRIS dinamis dapat diajukan lewat permintaan, dan aktivasinya memerlukan persetujuan.
Berapa biaya MDR QRIS?
Tarifnya ditetapkan Bank Indonesia, berbeda menurut kategori usaha dan nilai transaksi, dan sudah beberapa kali diubah. Tanyakan tarif yang berlaku untuk usaha Anda kepada bank atau penyedia QRIS Anda, dan periksa ketentuan terbarunya di situs Bank Indonesia.
Mau lihat cara kerjanya di usaha Anda?
Ada halaman khusus untuk Food Court, lengkap dengan cara Grafena POS dipakai di sana. Lihat halaman Food Court, atau tanya langsung lewat WhatsApp.
Bacaan lain
-
Aplikasi Kasir Food Court Terbaik: Tujuh Pertanyaan Sebelum Anda Memilih
8 Oktober 2026 Food Court memilih kasirkasir terpusatbagi hasil
Tidak ada satu aplikasi kasir food court terbaik untuk semua orang. Tujuh pertanyaan ini memisahkan yang penting bagi pengelola food court dari yang hanya terdengar bagus di brosur, lengkap dengan cara menguji jawabannya.
-
Panduan Mengelola Food Court: Bagi Hasil, Kasir Terpusat, Laporan Tenant
22 September 2026 Food Court bagi hasilkasir terpusatlaporan tenant
Cara mengelola food court dari sisi angka: model bagi hasil, kasir terpusat atau per stall, void dan retur, laporan yang dipercaya tenant, dan checklist tutup malam.
-
Kasir Terpusat Food Court: Satu Pembayaran untuk Banyak Stall
22 September 2026 Food Court kasir terpusatpembulatanstruk per stall
Cara kerja kasir terpusat di food court: satu pelanggan bayar sekali di satu kasir, meski pesanannya dari beberapa stall berbeda.